Dindik Banten Bungkam! Aset SMAN 2 KS Cilegon Diduga Beralih ke Yayasan, Komisi I DPRD Ancam Sidak

LEMBARBERITA.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten memilih bungkam saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp soal dugaan pengalihan aset SMAN 2 KS Cilegon ke pihak yayasan. Keheningan Dindik ini justru memicu tanda tanya besar di DPRD Provinsi Banten.

Kegaduhan internal juga terlihat di sekolah. Salah seorang guru SMAN 2 KS Cilegon mengaku kaget saat dikonfirmasi terkait isu tersebut.

“Kami sama sekali tidak tahu. Tidak ada rapat, tidak ada pemberitahuan, tidak ada surat apapun soal aset dipindah ke yayasan. Tiba-tiba ada isu seperti ini,” ujar guru tersebut dengan nada kecewa, Selasa [4/8/2026].

Pernyataan itu menguatkan dugaan bahwa proses pengalihan aset dilakukan secara tertutup tanpa sepengetahuan warga sekolah.

Sementara itu Umar Bin Barmawi, Anggota Komisi I DPRD Banten dari Fraksi PKB, menyebut pihaknya sudah mendapat informasi dari rilis media dan langsung merespon.

“Saya minta Inspektur untuk mendorong Irban yang membidangi agar segera melakukan pendalaman terkait isu yang beredar,” tegas Umar melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa [4/8/2026].

Politisi PKB dapil Serang ini mengingatkan, semua aset milik Pemprov wajib diaudit setiap tahun. Jika terbukti ada yang “bocor” atau beralih tanpa prosedur, maka ini pelanggaran serius.

“Semua barang milik Pemprov itu tiap tahun ada pelaporan. Kita akan cek, apakah audit asetnya berkurang atau tidak. Ini bukan hanya SMAN 2 KS, tapi seluruh sekolah di bawah pembinaan Dindik Banten,” ujarnya.

Umar memastikan Komisi I tidak akan menunggu lama. Sidak dan kunjungan kerja ke sekolah-sekolah akan segera dilakukan, termasuk ke sekolah di Tangsel yang juga sedang viral.

“Ke depan kami akan turun langsung ke sekolah-sekolah. Biar jelas, aset negara jangan sampai hilang atau dikuasai pihak lain,” pungkasnya.

Sampai saat ini, Sekretaris Dindik Banten belum memberikan penjelasan resmi terkait dugaan pengalihan aset tersebut. (Red)

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *